Keterbatasan sebuah lahan untuk bangunan hendaknya tidak menjadi halangan untuk menyediakan ruang terbuka, sekalipun hanya bisa menyisakan -katakanlah- 2×3 meter saja. Terlebih lagi dibandingkan manfaat yang didapat jauh lebih besar.
Selain untuk memasukkan sinar matahari ke bagian dalam ruangan, juga sebagai salah satu upaya untuk menghasilkan ventilasi silang pada ruangan. Dengan sendirinya meningkatkan kualitas udara dan sehat tentunya.
Pengolahan lebih lanjut, dapat dikembangkan sebagai taman-dapat juga dilengkapi kolam-untuk penciptaan view yang bisa sedikit ‘memanjakan’ mata, daripada sekedar dibiarkan kosong.
Hal lain adalah kesatuan antara ruang luar dan ruang dalam dan terciptanya kesan ruangan yang lebih lapang.
so…sediakanlah sebagian kecil dari lahan anda sebagai ruang terbuka dalam untuk kualitas ruang yang lebih baik.
………ada yang bilang ” Less But More”……( jadi ingat less is more?)
(klik untuk memulai video) sebuah rumah dengan bukaan jendela dan pintu optimum untuk memasukkan natural daylight ke dalam rumah dan memaksimalkan cross ventilasi. didesain diatas tanah 100m2, rumah ini akan terasa lega, tidak terkungkung meskipun langsung bebatasan tembok dengan tetangga… sangat cocok untuk dibangun di dalam kavling perumahan.
* PROJECT : Omahkoe On Tropis @ Tanah 100m2* TYPE : Housing
* SIZE : 150 sqm
* CLIENT :
* COLLABORATOR :
* LOCATION : imaginary